kita tidak selamanya mengeluarkan karakter yang sama pada setiap waktu dan setiap tempat. aku mungkin orang yg dapat berubah-ubah karakter tergantung dengan lingkungan, kadang bisa jadi seorang yang pendiam, kadang bisa jadi orang yg serius dan dewasa, dan bahkan kadang bisa jadi seseorang yang cablak dan sedikit sengklek. apa itu termasuk kepribadian ganda??
menurutku itu bukan kepribadian ganda, tapi kita sebagai mahluk sosial tentu harus dapat memposisikan diri sesuai porsinya bukan? aku menjadi seorang yg pendiam ketika aku berada di lingkungan baru, apalagi jika aku blm begitu nyaman dengan lingkungan tersebut. saat itu aku harus bersikap polos dan netral, karena kita belum tau siapa orang-orang di sekeliling kita itu sebenarnya, dan kita blm tau karakter mereka yang sesungguhnya, bayangkan saja jika kita so akrab dan so humoris tapi ternyata orang yg ajak kita bicara sangat sensitif kan bahaya, bisa-bisa dia ilfeel sama kita sejak kenal dan selamanya. makanya aku lebih memilih diam untuk membaca karakter mereka dulu.
aku bersikap dewasa dan serius pastinya saat dilingkungan formal, dan bersama orang-orang yang beredukasi. biasanya karena tuntutan pekerjaan atau tugas. kadang aku disebut lebay saat aku kerja, karena aku seorang customer service yg selalu berusaha terlihat ramah dan berpendidikan.
dan sebenarnya, karakter aku yang bener-bener aku nyaman adalah ketika aku mengeluarkan sisi sengklek dan gila aku. biasanya aku seperti ini ketika bersama orang-orang terdekatku. aku senang dengan kecablakanku dan candaan yang kadang agak ngelantur jauh, malah kadang ada yg bilang candaan aku kuli atau bikin pusing orang. tapi inilah aku, aku sangat merasa bebas saat aku sperti ini, biasa tertawa lepas. memang kadang ada orang yg jadi bete gara-gara tingkah aku yg becandanya tidak terkontrol, tapi hal itu sulit dihindari yaa mungkin karena udah bener-bener sifat bawaan aku. dan sampai saat ini aku percaya dgn kata-kata rekan kerjaku yang mengatakan "KADANG KITA AKAN SANGAT BAHAGIA KETIKA KITA SEDANG MENGELUARKAN SIKAP-SIKAP IDIOT KITA".
Senin, 22 Oktober 2012
Langganan:
Komentar (Atom)