Setiap orang memang memiliki watak, sikap, dan kepribadiannya masing-masing. Tapi semua itu dibentuk dari pola pikir mereka sendiri. Tanpa kita sadari sebenarnya pola pikir dibentuk dari lingkungan dan rutinitas yang kita jalani. Maka dari itu salah-salah kita bergaul, kita akan terjebak dalam pola pikir yang salah. Beda hal nya jika kita punya filter dalam setiap berpikir, kita bisa mencerna apa-apa yang kita dapat dari lingkungan kita tersebut.
Ada salah seorang teman saya, dia sangat polos, jika saya baca dari sikapnya sehari-hari, ia orang yang bisa dikatakan lemah dan sangat pengalah. Mulanya dia sangat tertutup,tetapi setelah dia bergaul dengan orang-orang yang lebih banyak pengalamannya tentang hidup, ia sering melihat orang-orang yang kuat, orang-orang yang berpikir logis, orang-orang yang selalu siap menerima resiko, sampai orang-orang yang mengalami jatuh berkali-kali tetapi tetap tersenyum. Dari sanalah ia mulai mau membuka diri dan keluar lah segala masalah yang ia pendam, sehingga ia mau berbagi hingga akhirnya dia menemukan satu titik temu dimana kesalahan ia selama ini dan mau belajar bagaimana caranya keluar dari zona nyaman dan siap menghadapi masalah. masalah bukan untuk dihindari, tetapi untuk dihadapi. jika kita terus menghindar, akan ada saatnya ketika kita hilang arah saat kita sudah tidak bisa menghindar.
jadi, lingkungan itu benar-benar sangat berpengaruh, apalagi untuk orang-orang yang belum menemukan jati dirinya. bergaul lah seluas mungkin agar kita lebih banyak belajar banyak tentang pola pikir orang sampai akhirnya kita menemukan bagaimana seharusnya kita menjadi diri kita. belajarlah dari orang-orang yang punya masalah dan orang-orang yang tampak bahagia. Tak selamanya orang yang bisa mengajari kita selalu orang yang sukses.
Senin, 27 Oktober 2014
Langganan:
Komentar (Atom)